Lewati ke konten

Sanksi

Modul Sanksi digunakan untuk mencatat sanksi atau peringatan yang diberikan kepada pegawai, mulai dari teguran lisan sampai pemutusan hubungan kerja (PHK). Setiap sanksi memiliki nomor surat otomatis, tanggal berlaku, dan status yang berjalan dari Aktif menjadi Selesai atau Dicabut.

Membutuhkan izin Sanksi untuk melihat, membuat, mengubah, menandai selesai, dan mencabut sanksi pegawai. Melihat referensi Jenis Sanksi (kategori, tingkat keparahan, dan persyaratan pemberian sanksi) membutuhkan izin Master Data tersendiri.

Jika menu Sanksi tidak muncul di sidebar, hubungi admin untuk meminta akses.

  1. Buka HR › Sanksi › Daftar Sanksi.
  2. Perhatikan kartu ringkasan Total Sanksi, Sanksi Aktif, Selesai, dan Dicabut.
  3. Untuk mencari, isi kolom No. Sanksi, nama pegawai… lalu klik Cari.
  4. Klik Filter untuk membuka panel filter, pilih Status, Jenis Sanksi, dan/atau Pegawai, lalu klik Terapkan Filter.

Hasil: Tabel menampilkan No. Sanksi, Pegawai, Jenis Sanksi, Pelanggaran, Periode, Status, dan kolom Aksi. Baris dengan sanksi yang sudah lewat masa berlakunya (tapi masih berstatus Aktif) diberi label Sudah lewat.

  1. Dari halaman Daftar Sanksi, klik Terbitkan Sanksi.
  2. Pilih Pilih Pegawai yang akan diberi sanksi.
  3. Pilih Jenis Sanksi. Pilihan dikelompokkan menjadi Peringatan (Teguran Lisan, Teguran Tertulis, Surat Peringatan 1-3), Administratif (Skorsing, Demosi, Penurunan Gaji), dan Pemutusan (Pemutusan Hubungan Kerja).
  4. Isi Tanggal Sanksi (tanggal surat diterbitkan) dan Tanggal Efektif (tanggal sanksi mulai berlaku).
  5. Isi Tanggal Berakhir jika sanksi memiliki batas waktu. Kosongkan jika tidak ada batas.
  6. Isi Pelanggaran (minimal 10 karakter) untuk menjelaskan pelanggaran yang dilakukan pegawai.
  7. Isi Keterangan Tambahan jika diperlukan (opsional).
  8. Klik Terbitkan Sanksi.

Hasil: Sanksi baru tersimpan dengan status Aktif dan nomor sanksi otomatis berformat SP-YYYYMM-###, misalnya SP-202607-001.

  1. Buka HR › Sanksi › Daftar Sanksi, lalu klik ikon pensil (Edit) pada baris sanksi yang dituju. Ikon ini hanya muncul untuk sanksi berstatus Aktif.
  2. Perbarui data yang diperlukan, termasuk kolom Status yang tidak tersedia saat membuat sanksi baru.
  3. Klik Simpan Perubahan.

Hasil: Data sanksi diperbarui. Sanksi yang sudah berstatus Selesai atau Dicabut tidak dapat diedit lagi.

  1. Buka detail sanksi dengan mengklik ikon mata (Lihat) pada baris sanksi, atau melalui hasil pencarian.
  2. Pada panel Aksi, klik Tandai Selesai.
  3. Konfirmasi dialog “Apakah Anda yakin ingin menandai sanksi ini sebagai selesai?”.

Hasil: Status sanksi berubah menjadi Selesai dan Tanggal Berakhir otomatis diisi dengan tanggal hari ini. Tombol Tandai Selesai hanya tersedia untuk sanksi berstatus Aktif.

  1. Pada halaman detail sanksi, klik Cabut Sanksi di panel Aksi.
  2. Konfirmasi dialog “Apakah Anda yakin ingin mencabut sanksi ini?”.
  1. Buka HR › Sanksi › Daftar Sanksi, lalu klik Riwayat.
  2. Tinjau daftar sanksi yang telah berstatus Selesai atau Dicabut.
  3. Gunakan kolom pencarian atau klik Filter untuk menyaring berdasarkan Jenis Sanksi dan/atau Pegawai.

Hasil: Tabel menampilkan No. Sanksi, Pegawai, Jenis Sanksi, Periode, Status Akhir, dan tanggal terakhir diperbarui. Klik ikon mata untuk membuka detail lengkap sanksi tersebut.

  1. Buka HR › Master Data › Jenis Sanksi.
  2. Perhatikan kartu ringkasan Total Jenis, Peringatan, Administratif, dan Pemutusan. Klik salah satu kartu untuk menyaring tabel berdasarkan kategori tersebut.
  3. Untuk mencari, isi kolom Cari nama atau kode….
  4. Klik ikon mata pada baris jenis sanksi untuk melihat detail: deskripsi, tingkat keparahan, durasi default, kategori, status, serta persyaratan Saksi dan Lampiran Dokumen.

Hasil: Halaman ini bersifat referensi saja (tidak ada tombol tambah, ubah, atau hapus) karena jenis sanksi merupakan data master bawaan sistem.