Lewati ke konten

Terminal

Terminal adalah data perangkat kasir POS (misalnya iPad atau PC kasir) yang terdaftar pada suatu toko/gudang. Setiap terminal harus didaftarkan dan disetujui terlebih dahulu di sini sebelum dapat dipakai untuk membuka shift dan mencatat penjualan di aplikasi kasir desktop.

Terminal memiliki empat status:

Status Arti
Pending Baru didaftarkan, menunggu perangkat memasukkan kode registrasi dan/atau menunggu persetujuan
Active Aktif dan dapat dipakai untuk transaksi
Suspended Ditangguhkan sementara; tidak dapat dipakai sampai diaktifkan kembali
Deactivated Dinonaktifkan

Membutuhkan izin POS › Terminal (lihat, tambah, ubah, hapus). Kemampuan Setujui menggunakan izin approve yang terpisah dari izin ubah biasa, dan biasanya hanya diberikan kepada peran seperti Kepala atau Staff senior.

Jika menu ini tidak muncul, hubungi admin untuk meminta akses.

  1. Buka POS › Terminal.
  2. Gunakan kotak pencarian “Search terminals…”, atau saring dengan dropdown Status dan dropdown gudang untuk mempersempit daftar.

Kolom yang ditampilkan: Code, Warehouse, Device, Status, Online, dan Actions (tautan View dan Edit).

  1. Klik Add Terminal.
  2. Isi kolom Kode Terminal (misal, TERM-001).
  3. Pilih Gudang.
  4. Isi Nama Perangkat jika ada (opsional, misal, “iPad Kasir Utama”).
  5. Isi Catatan jika perlu.
  6. Klik Buat Terminal.

Hasil: Muncul notifikasi “Terminal berhasil dibuat. Kode registrasi telah digenerate.” Anda diarahkan ke halaman Detail Terminal dengan status Pending, menampilkan kode registrasi acak (misal, A7K2QX) dan instruksi “Masukkan kode ini pada perangkat POS untuk mendaftarkannya.”

Tombol Setujui muncul setelah kasir memasukkan kode registrasi di perangkat POS (sehingga perangkat sudah terhubung/fingerprint tercatat), namun terminal masih berstatus Pending.

  1. Buka Detail Terminal yang berstatus Pending dengan perangkat sudah terhubung.
  2. Klik Setujui.

Hasil: Muncul notifikasi “Terminal berhasil diaktifkan.” Status berubah menjadi Active, dan terminal siap dipakai untuk membuka shift.

  1. Buka Detail Terminal yang berstatus Active.
  2. Klik Tangguhkan.
  3. Konfirmasi dialog “Apakah Anda yakin ingin menangguhkan terminal ini? Aksi ini tidak dapat dibatalkan.”

Hasil: Muncul notifikasi “Terminal berhasil disuspend.” Status berubah menjadi Suspended.

Mengaktifkan kembali (reactivate) terminal

Section titled “Mengaktifkan kembali (reactivate) terminal”
  1. Buka Detail Terminal yang berstatus Suspended.
  2. Klik Aktifkan Kembali.

Hasil: Muncul notifikasi “Terminal berhasil diaktifkan kembali.” Status berubah kembali menjadi Active.

Membuat ulang kode registrasi (regenerate code)

Section titled “Membuat ulang kode registrasi (regenerate code)”

Tombol Buat Ulang Kode tersedia dalam dua situasi, dengan perilaku yang berbeda:

  1. Terminal belum pernah terhubung ke perangkat (status Pending, belum ada perangkat yang memasukkan kode): klik Buat Ulang Kode. Tidak ada dialog konfirmasi; kode registrasi baru langsung dibuat.
  2. Terminal sudah pernah terhubung ke perangkat, atau berstatus selain Pending: klik Buat Ulang Kode, lalu konfirmasi dialog “Ini akan memutuskan perangkat yang terhubung dan menutup shift yang masih terbuka. Kode registrasi baru akan digenerate. Lanjutkan?”

Hasil: Muncul notifikasi “Kode registrasi baru telah digenerate.” Status terminal kembali menjadi Pending dengan kode registrasi baru (berlaku 48 jam).

  1. Pada daftar Terminal, klik Edit di baris terminal yang dituju, atau klik Edit Terminal dari halaman Detail Terminal.
  2. Ubah kolom Kode Terminal, Gudang, Nama Perangkat, dan/atau Catatan.
  3. Klik Perbarui Terminal.

Hasil: Muncul notifikasi “Terminal berhasil diperbarui.”